.:: sebuah refleksi diri ::.


The Secret Behind Sluku-Sluku Bathok

Posted in Doa, Sholawat dan Qosidah by al4mien on 30 January 2009

Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Oleh-olehe payung mutho
Pak jenthit lolo lo bah
Yen mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip golekko dhuwit

Seorang guru saya memberikan pencerahan siang itu. Pak Nunuk namanya. Hidup – katanya – tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja. Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi seimbang.

Lagu jaman Wali Songo menuturkan: Sluku-sluku bathok, bathok (kepala) kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya. Kalo diforsir terus bisa aus, stress, hang, macet daya pikirnya.

Bathoke ela-elo, dengan cara berdzikir (ela-elo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah akan mengendurkan syaraf neuron di otak. Lalu Si Rama menyang Solo, siram (mandilah, bersuci) menyang (menuju) Solo (Sholat). Lalu bersuci dan dirikanlah sholat. Saya ingat ada kutipan berbunyi: Jadikanlah sholat itu istirahatmu. Lalu apa fadhilah sholat?

Oleh-olehe payung mutho, yang sholat akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita. Kalo Allah sudah melindungi, tak ada satupun di dunia ini yang kuasa menyakiti kita. tak satupun.

Pak jenthit lolo lo bah, kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat. Sehingga saat kita hidup, kita harus senantiasa bersiap dan waspada. Selalu mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal untuk dibawa mati.

Yen obah medeni bocah. Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang. Banyak ingin minta dihidupkan tapi Allah tidak mengijinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya menakutkan dan mudharat-nya akan lebih besar.

Yen urip golekko dhuwit. Kesempatan terbaik untuk berkarya dan beramal adalah saat ini. Saat masih hidup. Pengin kaya, pengin membantu orang lain, pengin membahagiakan orang tua: sekaranglah saatnya. Ketika uang dan harta benda masih bisa menyumbang bagi tegaknya agama Allah. Sebelum terlambat, sebelum segala pintu kesempatan tertutup.

source :

http://al4mien.multiply.com/music/item/1/Sluku-sluku_bathok

http://mybothsides.blogspot.com/2007/05/secret-behind-sluku-sluku-bathok.html

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

Posted in lain-lain by al4mien on 16 January 2009

(Composed by Michael Heart) Copyright 2009



A blinding flash of white light

Lit up the sky over Gaza tonight

People running for cover

Not knowing whether they’re dead or alive


They came with their tanks and their planes

With ravaging fiery flames

And nothing remains

Just a voice rising up in the smoky haze



We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

(more…)

Asyuroh

Posted in Artikel, Kisah dan Hikmah by al4mien on 5 January 2009

Alhamdulillah wa syukru lillahi wa laa khaula wa laa quwwata illa billah… kita masih diberi kesempatan Allah untuk dapat menghirup udara-Nya dan diberi kesehatan yang tak ternilai harganya….

Tak terasa tahun telah bertambah, 1429H telah meninggalkan kita. Semoga Ditahun ini Allah memberi kesempatan lebih kepada kita dalam menjalankan perintah² dan menjauhi larangan² Nya.

Muharram termasuk 1 dari 4 bulan yang dimulyakan Allah (asyhurul hurum) dan dalam bulan Muharram ini terdapat hari dimana Allah memberikan banyak keistimewaaan dan kemenangan bagi kaum Muslimin. Hari itu tak lain adalah yaumul ‘Asyuroh(10 Muharram).

Diantara kejadian besar pada hari ‘Asyuroh ini adalah  : banjir pada masa Nabi Nuh surut, Nabi Ibrahim dibakar oleh raja Namrud, Nabi Yunus dimuntahkan dari perut ikan hiu, Nabi Musa dikejar² Fir’aun dan pasukannya di laut merah, dan banyak lagi kejadian² pada hari itu.

Nabi muhammad SAW pun telah men sunnahkan ummatnya untuk puasa ‘Asyuroh. Diriwayatkan ketika nabi berada di madinah dan Nabi menemukan  sekelompok yahudi melaksanakan puasa, lantas Nabi bertanya kepada  para sahabat. Oleh Sahabat diceritakan bahwa pada hari itu Nabi Musa dan kaumnya diselamatkan Allah dari kejaran Fir’aun dan tentaranya di laut merah. Kemudian Nabi bersabda : ” Kami lebih berhak daripada mereka ” . Disamping itu, Nabi juga mensunnahkan hari tasu’ah(9 Muharrom) walaupun Nabi belum sampai melaksanakannya.

Semoga kita dapat menghidupkan sunnah Nabi, aamin Allahumma aamin….