.:: sebuah refleksi diri ::.


tour in jakarta

Posted in celotehku by al4mien on 11 January 2010

Jum’at, 1 Januari 2010, terdengar beberapa orang dengan canda tawa diteras bait cak irul, kulihat jam, waw…. sudah jam 9 rupanya. Bergegas aku mengambil peralatan mandi (kebiasaan burukku adalah tidur lagi setelah sholat subuh, jangan ditiru ya, hehehe…) Terlihat cak Akin dan Bang Nunu sudah siap untuk bersama-sama menuju Al-Hawi, dimana jadwal sholat jum’at kali ini dengan Khotib dan imam oleh Habib Umar bin Hafidz. Setelah jam menunjukkan pukul 10.00 wib, kami pun bergegas berangkat menuju Al-Hawi, tak lain untuk bisa mendapat tempat didepan. Sesampainya di Al-Hawi, kami memperoleh 5 shof dari depan(seingatku gitu😀 ).

Sekitar jam 12.00 wib Habib Umar pun datang, bagai lebah berebut bunga, orang² berlari mengerubuti beliau, beberapa orang mencoba untuk menenangkan massa dan membuat border. Adzan pertama pun berkumandang, dilanjut dengan naiknya habib Umar selaku Khotib Khutbah Jum’at. ba’da sholat jum’at, Habib Jindan pun berdiri untuk menterjemahkan apa yang disampaikan Habib Umar dalam Khutbah beliau. Setelah itu, Habib Umar beserta rombongan menuju aula untuk makan siang, diiringi dengan lantunan Addhiyaullami dengan beberapa qosidah.

Beberapa saat, cak Zaini datang menghampiri kami yang sedang duduk² sambil mendengarkan maulid Addhiyaullami. Beliau(Bang Jay.red) menawarkan aku untuk berziaroh ke makam habaib.  Aku mengajak bang Jay untuk ke Bogor, karena jarak yang agak jauh. Bang Jay pun meng “iya”kan usulanku. Akhirnya, kami pun bergegas menuju empang bogor, dengan vario biru. Meskipun hujannya lumayan, kami berdua tetap nekad. Alhamdulillah, sekitar pukul 16.00 wib kami pun masuk daerah empang bogor. Suasana yang sejuk, mengingatkan aku pada daerah batu-malang, saat aku masih sekolah dulu. Tujuan kami adalah pada makam Al-Walid Habib Abdurrohman As-Segaf dan dilanjut ke Habib Abdullah Bin Mukhsin Al Athas.

Ba’da Sholat maghrib di Masjid An-Nur, kami pun mampir ke Bait Bang Jay di perumahan Cilebut, sekalian mengambil beberapa pakaian. Kehadiran kami disambut hangat dengan tepuk tangan yang meriah oleh tetangga bang Jay. Sungguh luar biasa tetangga bang jay, seperti saudara sendiri. Ubi Oven Bakar cilebut pun dihidangkan, sebagai menu utama, nasi goreng plus-plus dan jagung bakar sebagai penutupnya. Kami pun bercengkrama sampai sekitar pukul 23.00 wib. karena merasa lelah, kami pamit untuk istirahat.

Pukul 04.30 wib Bang Jay bangun, aku ikut terbangun. Setelah sholat subuh berjamaah, kami mendengarkan radio WADI dengan secangkir kopi penghangat tubuh. Sekitar pukul 6, kami menuju ke rumah Kang Aep(begitu Bang Jay memanggilnya) untuk sekedar bersilaturrohim, sambutan hangat dan suguhan oleh pemilik rumah, membuat aku merasa sangat takjub(terima kasih banyak buang kang Aep dan keluarga). 1 jam kemudian, kami bergegas pulang ke jakarta, karena cak irul dkk sudah menunggu kami untuk acara selanjutnya.

Sekitar jam 11.30 wib, aku beserta rombongan(Cak Amri sebagai driver, cak Irul sebagai navigator, Bang Pancay+walad, Cak Ahmad, Kang Budi, Cak Akin, Bang Nunu dan bang Jay) berangkat lagi menuju bogor untuk memenuhi undangan dari keluarga habib Alwi Al-Kaff dengan acara aqiqoh-an. Setelah sampai kami segera sholat dhuhur jama’ah dan dilanjut bercengkrama dengan shohibul bait. Acara dimulai ba’da ashar. Seusai sholat maghrib, kami berencana menuju luar batang. Salah seorang mengusulkan untuk ke empang bogor dulu, dengan alasan jaraknya paling dekat. Wah, 2 kali aku kesana, tapi tidak apa, apa salahnya berziaroh pada makam yang sama🙂

Kemacetan di tol, mengurungkan niat kami untuk menuju ke luar batang, karena hari minggu besoknya masih ada acara Haul Syech Abu Bakar bin Salim di Cidodol. Akhirnya kami berinisiatif ke makam Habib Kuncung. setelah itu, dilanjut dengan acara makan di kalibata…. dan langsung pulang.

sekitar pukul 4 pagi, kami menuju cidodol untuk sholat subuh berjamaah dan taklim bersama Habib Umar. dengan mata sayu, aku mencoba menahan kantuk, karena tidur cuma 2 jam. Setelah itu, berlanjut ke acara Haul di Cidodol sampai dhuhur. Setelah selesai acara, aku mampir ke rumah cak hasyim, karena rumah beliau dekat dengan stasiun gambir. Karena merasa kecapekan, kami tertidur pulas hingga setengah 4 sore. Sebelum pulang, tak lupa aku mampir ke Kwitang untuk berziaroh ke makam habib Ali Al-Habsyi. Setelah itu, aku menengok ke pelataran monas, dimana Tabligh Akbar akan digelar tgl 4 Januari kemaren. Apa daya, tak seorang pun ku kenal, karena para crew dan jemarist belum pada datang, akhirnya aku langsung menuju stasiun Gambir.

Pukul 18.00 wib Kereta Api bisnis Gumarang berangkat menuju surabaya, aku pun terlelap sampai keesokan harinya, dimana kereta telah tiba di kota buaya…  eh, kota pahlawan😀

Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di kota tempat menyambung hidupku,  Beberapa hari yang sangat berkesan bagiku, berjumpa dengan saudara yang jauh, tertawa, bercanda gurau bagai saudara kandung.

Terima kasih banyak kusampaikan pada Cak Akin, Cak Irul, Bang jay dan semua saudara²ku seiman yang ada disana….. aku tidak bisa membalas, dan tak lupa kuucapkan ribuan maaf, karena aku telah banyak merepotkan hari² saudara…. Jazakumullahu khoiron katsiroh wa ahsanal jaza….

2 Responses to 'tour in jakarta'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'tour in jakarta'.

  1. abihasan said,

    MABRUUK !!!😆

    • al4mien said,

      mabruk ???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: